Gastritis atau lebih dikenal dengan penyakit maag adalah penyakit yang sering diderita oleh kebanyakan orang. Penyakit ini biasanya diakibatkan karena tidak teraturnya jam makan. Biasanya penyakit ini dialami oleh pelajar atau mahasiswa dikarenakan mulai tidak memperdulikan jam makan yang teratur, ataupun karena sibuk dengan kegiatan sekolah dan luar sekolah. Berdasarkan yang saya alami, penyakit ini timbul ketika tidak ada makanan yang masuk dan mulai merasakan nyeri di bagian ulu hati.
Ketika merasakan penyakit ini tentunya merasa terganggu karena tubuh terasa lemas, tidak ada energi untuk melakukan kegiatan, bahkan bisa merasa pusing. Terlebih lagi jika terjadi nyeri dibagian ulu hati, ini juga bisa mengganggu aktivitas lain. Saya sendiri merasakan maag ini sangat mengganggu, karena tubuh terasa lemas dan nyeri dibagian ulu hati sampai harus berbaring, dan ini menyebabkan tidak bisa mengerjakan aktivitas yang seharusnya bisa dikerjakan.
Oleh karena itu, sesibuk apapun kegiatan yang dilakukan, harus tetap menjaga pola makan yang teratur, didampingi dengan makanan yang sehat. Karena dalam melakukan aktivitas membutuhkan energi, dan energi itu didapatkan dari makanan sehingga menjaga pola makan itu sangat penting bagi kesehatan tubuh.
Pada awalnya, seseorang yang terserang penyakit ini mengabaikannya saja, yaitu rasa perih
dan kembung di ulu hati. Kemudian berlanjut dengan mual dan disertai muntah. Pada saat ini,
penderita baru menyadari sakitnya. Keadaan ini berlanjut dengan berkurangnya nafsu makan.
Bila hal ini terus dibiarkan, akan berakibat semakin parah dan akhirnya asam lambung akan
membuat luka-luka (ulkus) yang dikenal dengan tukak lambung. Muntah pun bisa disertai
darah. Keadaaan gastritis akut (mendadak) juga bisa terjadi pada anak-anak yang menelan
zat-zat kimia korosif, misalnya asam dan basa kuat. Pada umumnya zat ini terdapat pada
cairan kebersihan rumahtangga maupun pestisida. Kerusakan akibat zat ini tidak hanya di
lambung, tetapi juga di bibir, rongga mulut dan tenggorokan
Bila penyakit maag ini sudah disadari oleh penderitanya, sebenarnya sangat mudah
mengatasinya. Artinya, tidak dibiarkan berlanjut terus sehingga menjadi tukak lambung. Prinsip
penanganannya adalah diet atau pengaturan makan. Jangan biarkan perut lama dalam
keadaan kosong. Keadaan kosong ini dapat mengakibatkan asam lambung yang sudah
diproduksi tidak mempunyai bahan untuk dicerna tau digilas, dan pada akhirnya dinding
lambung sendiri yang menjadi sasarannya.
Jangan terlalu banyak mengkonsumsi makanan atau minuman pedas dan asam. Hindari
makanan berlemak, karena lemak memang sulit dicerna oleh lambung. Selain itu, tektur
makanan sebaiknya lembut (lunak).
Sering-seringlah minum air putih, karena bisa mengurangi sifat asam dari makanan atau
minuman tersebut. Kurangi mengkonsumsi minuman the, kopi atau soft drink. Porsi makanan
sebaiknya tidak terlalu banyak, tetapisedikit dengan frekuensi sering.
Bila harus mengkonsumsi obat-obatan penahan nyeri (analgetik), maka sebaiknya diminum
setelah makan dan tidak dalam keadaan kosong.
Bila disiplin dalam mengatur makanan ini, Insya Allah penyakit maag bisa membaik tanpa
diobati. Seandainya perut masih melilit dan mual terus menerus, maka obat-obatan untul
menetralkan asam lambung sangat membantu meringankan penderitaan. Misalnya,
obat-obatan antasida. Bila dengan obat ini belum bisa teratasi, maka sebaiknya berkonsultasi
dengan dokter. Kadang kala diperlukan obat penenang untuk mengobatinya.
Sumber : http://www.syamsuwootekh.com/penyakit-a-pengobatannya/134-penyakit-maag-a-pengobatannya.pdf
Human Care
Sabtu, 26 November 2016
Minggu, 13 November 2016
Demam Berdarah Dengue di Kota Salatiga
Demam Berdarah Dengue atau biasa disebut DBD adalah salah satu penyakit dengan angka kematian yang tinggi. Sebagian dari wilayah di Indonesia berpotensi terjangkit virus dengue ini, yang disebabkan karena penyebaran nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus. Hal ini perlu diwaspadai oleh seluruh warga Indonesia.
Penyebaran tertinggi di Indonesia terjadi di Provinsi Jawa Tengah terutama di kota Salatiga. Kota Salatiga ini termasuk sebagai wilayah endemisitas tinggi DBD. Ini disebabkan karena nyamuk Ae. aegypti masih rentan terhadap Insektisida sipermetrhin. Menurut penelitian penyebaran populasi nyamuk Ae. Aegypti terjadi di lingkungan perumahan, sekolah dan fasilitas atau tempat umum. Karena semakin tingginya penyebaran penyakit ini, dan semakin banyaknya penderita DBD maka dilakukan lah usaha - usaha yang dapat dilakukan. Usaha pencegahan Pemberantasan Sarang Nyamuk yang sudah banyak di sosialisasikan kepada masyarakat ternyata belum berjalan secara optimal. Maka dilakukan lah usaha yang lain, seperti pemberantasan melalui pemutusan rantai penularan virus dengue. Dari berbagai usaha yang dilakukan pemakaian kelambu berinsektisida merupakan hal yang efektif. Selain itu, alternatif pengendalian nyamuk jenis Ae. aegypti ini dilakukan dengan cara pengendalian larva menggunakan M. aspericornis dan pemakaian gorden berinsektisida sipermethrin plus etil sellulosa yang merupakan media slow release.
Penelitian dilakukan untuk membuktikan seberapa besar pengaruh yang terjadi terhadap pennyebaran penyakit DBD ini. Dari penelitian yang dilakukan menghasilkan pernyataan bahwa Angka Bebas Jentik setelah memakai M. aspericornis dan gorden berinsektisida sipermethrin plus etil selllulose semakin meningkat.Hal ini karena M. aspericornis memiliki kemampuan untuk memakan larva. Sedangkan hasil dari penelitian menggunakan gorden berinsektisida sipermethrin plus etil sellulosa ini menunjukkan daya bunuh yang tinggi terhadap larva.
Dari penelitian di atas dapat disimpulkan bahwa pencegahan yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan pencelupan gorden insektisida sipermethrin plus etil selulosa setiap 3 bulan sekali. Selain itu juga dengan melakukan program M. aspericornis bersama masyarakat setempat.
Minggu, 30 Oktober 2016
Tutorial membuat presentasi dengan menggunakan Microsoft Power Point
1. Masuk ke
aplikasi Microsoft PowerPoint dengan mengklik ikon PowerPoint yang ada di
desktop. Bila Ikon PowerPoint tidak ada di desktop maka silahkan klik Start,
klik All Program.

2. Cari Microsoft Office dan
bila sudah ada klik gambar folder Microsoft Office tersebut sehingga nanti
muncul daftar aplikasi yang ada di folder Microsoft office. Klik Microsoft
Office PowerPoint.

3. Jendela Microsoft
PowerPoint akan terbuka dan siap untuk digunakan. Pada halaman awal Power Point
terdapat lembar kerja (slide) kosong seperti gambar di bawah. Sebelum memulai
bekerja dengan PowerPoint, klik terlebih dahulu menu layout untuk memilih
desain lembar kerja. Pilih desain sesuai dengan keperluan, misal kita pilih
desain `Title and Content(panah no 2)

4. Setelah desain lembar
kerja (slide) telah kita pilih, saatnya untuk mulai membuat presentasi. Klik
kursor di kolom`Click to add title`, kemudian tuliskan di sana judul
presentasi. Misalnya "Palang merah Remaja". Kemudian Klik kursor di
kolom`Click to add subtitle` dan isi dengan materi yang sesuai dengan judul.
Kadang dalam presentasi perlu disisipkan gambar/foto/clip art untuk memperjelas
pembahasan. Untuk memasukan gambar/foto/clip art, klik Menu Insert dan
klik Picture. Kita akan dibawa ke kotak pencarian gambat yang ada di komputer.
Cari gambar yang yang dikehendaki di penyimpanan komputer dan bila sudah
ditemukan klik insert.

5. Bila lembar kerja (slide)
halaman pertama telah penuh maka kita perlu halaman baru untuk melanjutkan
pekerjaan. Klik New Slide, pilih desain lembar kerja yang sesuai kemudian klik
di gambar yang dipilih.

6. Lakukan pengisian materi
presentasi di lembar kerja (slide) kedua dan seterusnya sampai seluruh materi
presentasi masuk ke dalam lembar kerja (slide).
7. Untuk memperindah
tampilan presentasi, pilihlah desain lembar kerja (slide). Caranya klik Menu
Design dan pilihlah desain yang cocok dengan cara meletakan kursor di contoh
desain yang ada di bawah baris menu. Coba satu persatu sampai memperoleh desain
yang cocok. Bila sudah mendapatkan desain yang cocok klik di lokasi gambar yang
terpilih.
8. Selanjutnya kita masuk ke
Menu Animasi agar supaya presentasi lebih menarik ketika nanti di tampilkan di
depan audiens. Klik Menu Animasi dan pilih tipe animasi dengan cara meletakan
kursor di lokasi gambar contoh animasi. Coba satupersatu sampai menemukan
animasi yang cocok. Bila sudah ada yang cocok, klik di lokasi gambar.
9. Kemudian kita akan
memilih animasi untuk tampilan judul dan isi materi. Caranya klik Custom
Animation (Gambar panah 1), kemudian klik di lokasi sampai akan muncul kotak
segi empat (panah no 2). Selanjutnya klik panah kecil di sebelah kanan tulisan
add effect (panah 3). Akan muncul 4 pilihan animasi. Pilih tipe animasi dengan memasukan
kursor di dalam kotak pilihan (panah 4) sehingga nanti akan keluar beberapa
pilihan tipe animasi. Bawa kursor ke tipe animasi yang dikehendaki dan klik di
lokasi yang dipilih (panah 5).

10. Jika pilihan animasi yang
dipilih tidak cocok dan ingin diubah klik di kotak nomor (panah 1) dan kemudian
klik menu remove (panah 2)yang berada di sebelah kanan menu add effect.
Kemudian pilih kembali animasi yang cocok untuk bagian tersebut.

11. Bila animasi untuk judul
telah selesai dipilih, lakukan untuk bagian presentasi yang lain sehingga
semua memiliki animasi.(caranya klik kursor di lokasi yang akan dibuatkan
animasi, klik add effect, kemudian pilih efek yang sesuai). Tanda bila tiap
bagian telah berisi animasi adalah adanya kotak nomor di depan bagian tersebut.
Bila semua pekerjaan telah selesai klik preview (panah di sebelah kiri) untuk
melihat hasilnya.

12. Simpan presentasi dengan
mengklik menu simpan di kiri atas aplikasi PowerPoint.

13. Terakhir
adalah melihat hasil pekerjaan dengan cara klik Menu Slide Show dan pilih Sub
Menu from Begining.

14. Layar akan berubah
menjadi penuh (fullscreen). Buka presentasi dengan cara mengklik panah yang
posisinya ada di sebelah kiri bawah,

Demikianlah cara pembuatan presentasi sederhana dengan
menggunakan Microsoft PowerPoint. Lakukanlah berulang-ulang dengan cara memilih
desain dan animasi yang berbeda-beda. Tidak ada hal yang sulit kalau kita mau
mencoba.
Tips dan trik folder management
1. Gunakan Fitur Libraries

Manage file dengan menggunakan libraries
merupakan pilihan yang cerdas jika kita memanfaatkan fitur ini. Di Windows 7
fitur libraries berjalan seperti perpustakaan digital. Misalnya dalam libraries
terdapat fitur documents library yang terdiri dari My Documents atau folder
documents dan folder public documents. Anda dapat merancang documents library
(yang berlaku juga pada music, pictures, video library) dengan
kelompok-kelompok file dan folder dari berbagai lokasi di komputer kita ke
dalam satu lokasi documents library.
2.
Menyimpan folder penting di Data D
Penyimpanan di Data D sangat
disarankan untuk menyimpan folder penting karena jika sewaktu-waktu pc/laptop
mendadak hang maka folder penting yang ada pada Data D tidak akan hilang
3. Jangan Terlau Panjang
Memberikan Nama File atau Folder
Manage file secara sederhana
dengan memberikan nama yang pendek pada file atau folder kita, karena nama yang
terlalu panjang akan menyulitkan kita dalam memahami file atau folder kita.
4. Berilah Nama yang Konsisten
pada File atau Folder
Manage file dengan
memberikan nama atau folder yang mudah, dan buatlah skema untuk jenis-jenis
file atau folder yang kita buat. Misalnya jika kita mengerjakan beberapa tugas,
berilah nama-nama pada file kita seperti tugas1, tugas2, dll.
5.
Buatlah Struktur Folder yang Dapat Dikembangkan

Jika kita mempunyai
banyak subfolder dalam folder yang kita buat, akan menyebabkan subfolder tidak
bisa kita lihat, sehingga akan membingungkan dalam penggunaannya. Untuk
mengatasinya, buatlah folder yang sesuai abjad dari A sampai Z sehingga kita
akan mudah mencari di mana folder yang kita inginkan berada.
6. Pisahkan File Yang Sedang
Anda Kerjakan dan Selesai Dikerjakan
Kita akan melakukan manage
file ini untuk menjaga folder agar tidak terisi file terlalu banyak. Sebagai
contoh gunakan suatu folder dengan file yang sedang kita kerjakan. Sebagai
timbal balik v akan mengurangi jumlah file yang tertera ketika kita mencarinya.
Setelah kita selesai melakukan pekerjaan, pindahkan file ke folder yang lain.
7.
Memberi nama file yang akan mengalami revisi dengan disertai tanggal
pengerjaan
File seperti file skrpsi
yang akan mengalami banyak revisi sebaiknya diberi tanggal pada nama filenya.
8. Gunakan Shortcut
Apabila kita membutuhkan file atau folder yang sama dari
berbagai lokasi, kita tidak diharuskan melakukan copy file. Gunakan shortcut
untuk menyederhanakannya. Untuk membuat shortcut, cukup klik kanan pada file
kemudian pilih create shortcut. Kita dapat drag shortcut tersebut ke lokasi
lain.
9.
Gunakan Media Penyimpanan Online
Cara yang praktis digunakan,
dengan menyimpan file kita di media penyimpanan online seperti skydrive. Jadi, kita
mendapatkan akses yang mudah dan praktis dari semua tempat dan berbagi secara
online.
Tips dan trik menggunakan microsoft excel
1. Satu Klik untuk Pilih Semua
Mungkin kebanyakan orang hanya tahu untuk memilih semua umumnya menggunakan Ctrl + pintas A, tapi hanya sedikit yang tahu jika dengan satu klik tombol di sudut, seperti pada gambar di bawah ini, semua data akan terpilih dalam hitungan detik.
Mungkin kebanyakan orang hanya tahu untuk memilih semua umumnya menggunakan Ctrl + pintas A, tapi hanya sedikit yang tahu jika dengan satu klik tombol di sudut, seperti pada gambar di bawah ini, semua data akan terpilih dalam hitungan detik.
2.
Membuka File Excel secara massal
Ketika ingin membuka file secara bersamaan ada cara tersendirinya yaitu pilih file yang ingin dibuka kemudian tekan tombol Enter pada keyboard, semua file akan terbuka secara bersamaan.
Ketika ingin membuka file secara bersamaan ada cara tersendirinya yaitu pilih file yang ingin dibuka kemudian tekan tombol Enter pada keyboard, semua file akan terbuka secara bersamaan.
3. Pergeseran Antara berbeda File Excel
Menggunakan Ctrl + Tab otomatis akan beralih antara file yang berbeda secara bebas. Fungsi ini juga berlaku untuk file lain seperti tab Windows yang berbeda di Firefox ketika dibuka menggunakan Windows 7.
Menggunakan Ctrl + Tab otomatis akan beralih antara file yang berbeda secara bebas. Fungsi ini juga berlaku untuk file lain seperti tab Windows yang berbeda di Firefox ketika dibuka menggunakan Windows 7.
4. Membuat Menu
Shortcut yang Baru
Umumnya ada tiga cara pintas dalam menu atas, yaitu Save, Undo Typing dan Repeat Typing. Namun, jika ingin lebih praktis bisa dengan cara seperti Copy dan Cut, cara mengaturnya sebagai berikut:
File-> Pilihan-> Quick Access Toolbar, menambahkan Cut dan Copy dari kolom kiri ke kanan, simpan. Lalu akan muncul dua cara pintas atas.tambah di menu
Umumnya ada tiga cara pintas dalam menu atas, yaitu Save, Undo Typing dan Repeat Typing. Namun, jika ingin lebih praktis bisa dengan cara seperti Copy dan Cut, cara mengaturnya sebagai berikut:
File-> Pilihan-> Quick Access Toolbar, menambahkan Cut dan Copy dari kolom kiri ke kanan, simpan. Lalu akan muncul dua cara pintas atas.tambah di menu
5. Menambahkan
Line Diagonal untuk Cell
Cara membuatnya yaitu Home-> Font-> Borders dapat mengubah batas yang berbeda untuk sel, dan bahkan menambahkan warna yang berbeda. Namun, jika mengklik Borders lebih akan ada lebih banyak pilihan seperti garis diagonal.
Cara membuatnya yaitu Home-> Font-> Borders dapat mengubah batas yang berbeda untuk sel, dan bahkan menambahkan warna yang berbeda. Namun, jika mengklik Borders lebih akan ada lebih banyak pilihan seperti garis diagonal.
6. Menambahkan
Lebih dari Satu New Row atau Kolom
Cara tercepat untuk drag dan pilih X baris atau kolom (X adalah dua atau lebih) jika ingin menambahkan baris X atau kolom di atas atau kiri. Klik kanan baris atau kolom yang disorot dan pilih Insert dari menu drop down. Baris baru akan disisipkan di atas baris atau ke kiri kolom pertama yang dipilih.
Cara tercepat untuk drag dan pilih X baris atau kolom (X adalah dua atau lebih) jika ingin menambahkan baris X atau kolom di atas atau kiri. Klik kanan baris atau kolom yang disorot dan pilih Insert dari menu drop down. Baris baru akan disisipkan di atas baris atau ke kiri kolom pertama yang dipilih.
7. Cara Cepat Menghapus Tabel Kosong
Pilih kolom yang ingin difilter, pergi ke Data-> Filter, setelah ke bawah tombol menunjukkan, membatalkan Pilih Semua dan kemudian ambil opsi terakhir, Kosong. Semua tabel-tabel kosong akan segera ditampilkan. Kembali ke Home dan klik Hapus langsung, mereka semua akan dihapus.
Pilih kolom yang ingin difilter, pergi ke Data-> Filter, setelah ke bawah tombol menunjukkan, membatalkan Pilih Semua dan kemudian ambil opsi terakhir, Kosong. Semua tabel-tabel kosong akan segera ditampilkan. Kembali ke Home dan klik Hapus langsung, mereka semua akan dihapus.
8. Menghasilkan Nilai Unik di Kolom
Klik untuk memilih kolom dan pergi ke Data-> Lanjutan. Jendela pop-up akan muncul. Seperti yang ditunjukkan screenshot, lalu klik Salin ke lokasi lain, yang harus sesuai dengan area persegi merah kedua. Kemudian tentukan lokasi target dengan mengetikkan nilai atau mengklik tombol daerah-memilih. Dalam contoh ini, usia yang unik dapat dihasilkan dari Kolom C dan acara di Kolom E. Jangan lupa untuk memilih catatan unik saja, kemudian klik OK. Nilai unik yang menunjukkan dalam kolom E dapat menjadi kontras data asli di C.
Klik untuk memilih kolom dan pergi ke Data-> Lanjutan. Jendela pop-up akan muncul. Seperti yang ditunjukkan screenshot, lalu klik Salin ke lokasi lain, yang harus sesuai dengan area persegi merah kedua. Kemudian tentukan lokasi target dengan mengetikkan nilai atau mengklik tombol daerah-memilih. Dalam contoh ini, usia yang unik dapat dihasilkan dari Kolom C dan acara di Kolom E. Jangan lupa untuk memilih catatan unik saja, kemudian klik OK. Nilai unik yang menunjukkan dalam kolom E dapat menjadi kontras data asli di C.
9. Pembatasan Masukan dengan Validasi
Data Fungsi
Untuk mempertahankan validitas data, kadang-kadang perlu membatasi nilai masukan dan menawarkan beberapa tips untuk langkah-langkah lebih lanjut. Misalnya, usia di sheet ini harus bilangan bulat dan semua orang yang berpartisipasi dalam survei ini harus berusia antara 18 dan 60 tahun. Untuk memastikan bahwa data di luar rentang usia ini tidak dimasukkan, pergi ke Data-> data Validation-> Setting, masukan kondisi dan beralih ke Masukan Pesan untuk memberikan petunjuk seperti, "Silakan masukan usia Anda dengan seluruh nomor, yang harus berkisar dari 18 ke 60. "Pengguna akan mendapatkan prompt ini ketika menggantung pointer di daerah ini dan mendapatkan pesan peringatan jika informasi diinput adalah wajar tanpa pengecualian.
Untuk mempertahankan validitas data, kadang-kadang perlu membatasi nilai masukan dan menawarkan beberapa tips untuk langkah-langkah lebih lanjut. Misalnya, usia di sheet ini harus bilangan bulat dan semua orang yang berpartisipasi dalam survei ini harus berusia antara 18 dan 60 tahun. Untuk memastikan bahwa data di luar rentang usia ini tidak dimasukkan, pergi ke Data-> data Validation-> Setting, masukan kondisi dan beralih ke Masukan Pesan untuk memberikan petunjuk seperti, "Silakan masukan usia Anda dengan seluruh nomor, yang harus berkisar dari 18 ke 60. "Pengguna akan mendapatkan prompt ini ketika menggantung pointer di daerah ini dan mendapatkan pesan peringatan jika informasi diinput adalah wajar tanpa pengecualian.
10. Cara cepat Navigasi dengan Ctrl + Panah Tombol
Ketika mengklik Ctrl + tombol apapun panah pada keyboard, kursor bisa melompat ke tepi lembar dalam arah yang berbeda. Jika ingin melompat ke baris bawah dari data, hanya mencoba untuk klik Ctrl + tombol panah bawah.
Ketika mengklik Ctrl + tombol apapun panah pada keyboard, kursor bisa melompat ke tepi lembar dalam arah yang berbeda. Jika ingin melompat ke baris bawah dari data, hanya mencoba untuk klik Ctrl + tombol panah bawah.
11. Transpose Data dari Row ke Kolom
Anda akan menggunakan fitur ini jika Anda ingin merefleksikan data yang untuk mendapatkan tampilan yang lebih baik; Namun, mengetik ulang semua data akan menjadi hal terakhir yang Anda perlu lakukan jika Anda tahu bagaimana menggunakan fungsi Transpose di Tempel. Berikut caranya: menyalin area yang ingin untuk merefleksikan, memindahkan pointer ke lokasi kosong lain. Pergi ke Home-> Paste-> transpose, perlu diketahui bahwa fungsi ini tidak akan mengaktifkan sampai Anda menyalin data pertama.
Anda akan menggunakan fitur ini jika Anda ingin merefleksikan data yang untuk mendapatkan tampilan yang lebih baik; Namun, mengetik ulang semua data akan menjadi hal terakhir yang Anda perlu lakukan jika Anda tahu bagaimana menggunakan fungsi Transpose di Tempel. Berikut caranya: menyalin area yang ingin untuk merefleksikan, memindahkan pointer ke lokasi kosong lain. Pergi ke Home-> Paste-> transpose, perlu diketahui bahwa fungsi ini tidak akan mengaktifkan sampai Anda menyalin data pertama.
12. Menyembunyikan
data
Caranya adalah dengan fungsi Format Cells. Pilih daerah dan pergi ke Home-> Font-> Open Format Cells-> Nomor Tab-> Custom-> Ketik ;;; -> Klik OK, maka semua nilai-nilai di daerah akan terlihat, dan hanya dapat ditemukan di daerah pratinjau di sebelah tombol Function.
Caranya adalah dengan fungsi Format Cells. Pilih daerah dan pergi ke Home-> Font-> Open Format Cells-> Nomor Tab-> Custom-> Ketik ;;; -> Klik OK, maka semua nilai-nilai di daerah akan terlihat, dan hanya dapat ditemukan di daerah pratinjau di sebelah tombol Function.
13. Mengubah Text Huruf Kapital
Ada beberapa cara sederhana dan mudah untuk digunakan dalam formulasi yang ditunjukan, seperti UPPER, LOWER dan PROPER, yang dapat mengubah teks untuk tujuan yang berbeda. UPPER akan memanfaatkan semua karakter, LOWER dapat mengubah teks ke semua huruf kecil dan PROPER akan memanfaatkan karakter pertama dari sebuah kata.
Ada beberapa cara sederhana dan mudah untuk digunakan dalam formulasi yang ditunjukan, seperti UPPER, LOWER dan PROPER, yang dapat mengubah teks untuk tujuan yang berbeda. UPPER akan memanfaatkan semua karakter, LOWER dapat mengubah teks ke semua huruf kecil dan PROPER akan memanfaatkan karakter pertama dari sebuah kata.
14. Nilai Masukan Dimulai dengan 0
Ketika nilai input dimulai dengan nol, Excel akan menghapus nol secara default. Daripada ulang Format Cells, masalah ini dapat dengan mudah dipecahkan dengan menambahkan tanda kutip tunggal menjelang nol pertama, seperti yang ditunjukkan.
Ketika nilai input dimulai dengan nol, Excel akan menghapus nol secara default. Daripada ulang Format Cells, masalah ini dapat dengan mudah dipecahkan dengan menambahkan tanda kutip tunggal menjelang nol pertama, seperti yang ditunjukkan.
15.
![]() |
Mempercepat Memasukkan Syarat Complicated dengan AutoCorrect
Jika Anda perlu mengulang nilai yang sama, cara terbaik adalah dengan menggunakan fungsi AutoCorrect, yang akan menggantikan teks dengan teks yang benar. Misalnya, Liza Brown, yang dapat diganti dengan LZ. Oleh karena itu, setiap kali memasukan LZ, dapat AutoCorrect untuk menjadi Liza Brown. Caranya pergi ke File-> Pilihan-> Proofing-> AutoCorrect Options dan masukan Ganti teks dengan teks yang benar di daerah persegi panjang merah, seperti di bawah ini.
16. Menggunakan fungsi sumif dan sumifs

Perhatikan pada tabel Total Penjualan Mother Board, di sini kita akan
memberikan nilai jumlah dari total penjualan mother board pada bulan Maret dan
bulan April berdasarkan tabel penjualan barang. Pada kasus ini kita harus
menggunakan tiga kriteria yaitu kriteria nama barang, kriteria batas atas
tanggal pada bulan Maret atau April dan kriteria ketiga adalah batas akhir dari
tanggal pada bulan Maret atau April (yang kita ambil berdasarkan tanggal
faktur).
Untuk menyelesaikan kasus di atas, ketiklah pada cell F16
=SUMIFS(F3:F12,C3:C12,“Mother Board”,B3:B12,“>=1-Mar-2015”,B3:B12,“<=30-Mar-2015”)
Keterangan Penggunaan Fungsi SUMIFS :
F3:F12 : merupakan
sum_range dari tabel penjualan
C3:C12 : Merupakan
range_criteria pertama dari Nama Barang
“Mother Board” : Kriteria pertama
dari nama barang
B3:B12 : Merupakan range_criteria
kedua dari tanggal pertama pada bulan Maret.
“>=1-Mar-2015” : Kriteria kedua
dari tanggal yaitu 1 Mar 2015 yang merupakan awal dari tanggal di bulan Maret.
B3:B12, : Merupakan
range_criteria kedua dari tanggal akhir pada bulan Maret
“<=30-Mar-2015” : Kriteria kedua dari
tanggal yaitu 30 Mar 2015 yang merupakan akhir dari tanggal di bulan Maret
Semoga Tutorial
Microsoft Excel di atas membantu anda dalam menyelesaikan pengolahan data
Microsoft Excel dengan cepat.
17. Cara Menggunakan Rumus Average Dalm MS
Excel
Menurut beberapa sumber Average adalah Mengembalikan
rata-rata (rata-rata aritmatika) dari argumen. Misalnya, jika rentang B5:B35
berisi angka, rumus =AVERAGE(D6:G6) akan mengembalikan rata-rata angka itu.
Penulisan Rumus Average dalam Microsoft Excel mempunyai
sintaks, sintaks nya sebagia berikut
=AVERAGE (number1,number2,number...dst) ,
Sebgai Contoh =AVERAGE(D6:G6)) dalam contoh ini kita
mengambil rata-rata dari cel D6 sampai dengan cel G6
Langkah-langkah Untuk memasukan rumus AVERAGE adalah sebagai
berikut.
·
Klikkan mouse pada Cel H6.
·
Ketikkan “=AVERAGE(“.
·
Gunakan mouse dan bloklah Cel D6 sampai G6.
·
Ketikkan “)”.
·
Tekanlah Enter.
Perhatikan Cel H6. Setelah langkah-langkah di atas
dilakukan, nilai rata-rata kelas dapat dibaca pada sel tersebut. Sementara itu,
pada baris masukan akan tampak rumus yang digunakan, yaitu “=AVERAGE(D6:G6)”.
Untuk Lebih lengkapnya silahakan sobat lihat gambar di bawah
ini.

18. Cara Menggunakan Fungsi COUNT di Excel
Fungsi COUNT digunakan untuk mencari jumlah data numerik
(angka) dalam daftar argumen atau sebuah range. Data berupa tanggal (date and
time) juga dihitung sebagai data numerik karena yang diambil adalah valuenya.
Penulisan Syntax rumus COUNT di Excel adalah: =COUNT(Value1;
[Value2]; ...) Penjelasan: Value1 : Merupakan nilai yang diperlukan pada item
pertama, referensi sel atau range yang ingin di hitung nilainya. Value2 :
Merupakan nilai opsional yang bisa di tambahkan hingga 255 item, referensi sel
atau range yang ingin di hitung nilainya. Contoh penggunaan fungsi COUNT di
Excel:

Pada gambar di atas, dengan menggunakan rumus =COUNT(B3:B10)
hasilnya adalah 5 karena hanya ada 5 sel yang berisi data numerik (sel B3, B4,
B7, B8 dan B9)
19. Cara Menggunakan Fungsi COUNTA di Excel
Fungsi rumus COUNTA digunakan untuk mencari jumlah seluruh data numerik, teks, dan lain-lain dalam dan daftar argumen atau sebuah range. Penulisan Syntax rumus COUNTA di Excel adalah: =COUNTA(Value1; [Value2]; ...) Penjelasan: Value1 : Merupakan nilai yang diperlukan pada item pertama, referensi sel atau range yang ingin di hitung nilainya. Value2 : Merupakan nilai opsional yang bisa di tambahkan hingga 255 item, referensi sel atau range yang ingin di hitung nilainya. Contoh penggunaan fungsi COUNTA di Excel:

Fungsi rumus COUNTA digunakan untuk mencari jumlah seluruh data numerik, teks, dan lain-lain dalam dan daftar argumen atau sebuah range. Penulisan Syntax rumus COUNTA di Excel adalah: =COUNTA(Value1; [Value2]; ...) Penjelasan: Value1 : Merupakan nilai yang diperlukan pada item pertama, referensi sel atau range yang ingin di hitung nilainya. Value2 : Merupakan nilai opsional yang bisa di tambahkan hingga 255 item, referensi sel atau range yang ingin di hitung nilainya. Contoh penggunaan fungsi COUNTA di Excel:

Pada gambar di atas, dengan menggunakan rumus
=COUNTA(B3:B10) hasilnya adalah 6 karena hanya ada 6 sel yang
berisi data (sel B3, B4, B5, B7, B8 dan B9).
20. Cara Menggunakan Fungsi COUNTBLANK di Excel
Fungsi COUNTBLANK digunakan untuk menentukan banyaknya sel
kosong yang terdapat dalam range yang telah ditentukan. Penulisan Syntax rumus
COUNTBLANK di Excel adalah: =COUNTBLANK(range) Penjelasan: range :
merupakan range data yang akan dihitung jumlah sel kosongnya. Contoh penggunaan
fungsi COUNTBLANK di Excel:
Pada gambar di atas, dengan menggunakan rumus
=COUNTBLANK(B3:B10) hasilnya adalah 2 karena hanya ada 2 sel
yang kosong (sel B6 dan B10).Sumber: http://www.rumusexcel.com/2015/11/cara-menggunakan-fungsi-count-counta-countblank-di-excel.html
21. Gunakan fungsi max untuk mencari nilai
tertinggi
Bentuk penulisannya
=MAX(number1, number2,..) Atau =MAX(selawal:selakhir)
Keterangan: Number dapat berupa angka/bilangan, sel/range
yang berisi angka atau nilai logika. Keterangan ini berlaku untuk fungsi MIN.

22. Gunakan fungsi min untuk mencari nilai
terendah
Fungsi MIN digunakan untuk menampilkan nilai atau angka
minimum (terkecil) yang terdapat dalam suatu sel/range data. Bentuk
penulisannya
=MIN(number1, number2,…) ATAU =MIN(selawal:selakhir)

Langganan:
Postingan (Atom)













